Raining on Me
Previous post: « Selamat Jalan
Next post: Ganteng tapi….. »

Buat Om

Om ..sore ini langit cerah. Biru menghampar di antara gelembung2 awan. Angin berhembus meredakan peluh dan gerak kaki.

Kamu tau di tengah2 lagu Bryan Adams “Inside out”, yang membuatku merinding disko . Membayangkan pertemuan yang diimpi-impikan. Ingin cepat2 bertemu denganmu. Kamu tau kalau semalam aku memimpikanmu. Memulas bibirmu dengan menjelajahi punggungmu. Di tengah laut, bermandikan matahari yang menyala bak kembang api di malam hari. Ah.. teriksa, perasaanku tersiksa.  Pikiranku mengembara, menjelajah isi bumi mencari ketenangan. Mencari embun pelepas dahaga.

Seperti ayam yang menantikan terbitnya matahari. Seperti padi merindukan hujan. Itulah perasaanku padamu. Ya… lama sudah kita tak bertemu, hanya mencuri2 waktu dengan menelpon atau mengirimkan sms. Ya… hanya malam2 saja yang menemani kita. Malam-malam yang memberikan kita waktu dengan leluasa bercumbu.  Malam adalah sahabat terbaik yang kita punya. Ia mengerti kapan harus diam, kapan harus menyampaikan berita. Dinding saksi pertemuan kita di atas angin. Ia membisu, walau sering mencuri dengar.  Let’s make a night to remember menjadi lagu kita. Ya lagu kita, lagu yang kita “claim” sebagai punya kita, walau Bryan Adams yang menemukannya.

Kalau mesin waktu ditemukan, aku yakin kita berdua akan memborong semuanya. Kalau mesin waktu ada, aku yakin kita berdua tak mau berbagi dengan yang lain.

Kapan…. kapan waktu pertemuan itu akan datang ??? Hanya Om yang bisa menjawabnya …


13 Comments »

  1. kenny said,

    April 5, 2008 @ 2:10 am

    om..om..sini dong om saya mau berkenalan…(eh, lagunya sapa ya?)
    malem minggu kelabu ya diajeng? :D

  2. zilko said,

    April 5, 2008 @ 3:58 am

    hhmmmm

  3. dlucious said,

    April 5, 2008 @ 10:47 am

    puitis juga ya dikaw jeng… ada awan angin kembang api embun dsb

    gw palink demen bagian “Malam adalah sahabat terbaik yang kita punya. Ia mengerti kapan harus diam, kapan harus menyampaikan berita. Dinding saksi pertemuan kita di atas angin. Ia membisu, walau sering mencuri dengar.”

  4. fa said,

    April 5, 2008 @ 3:00 pm

    jadi… salam aja deh buat Om yah, klo udah ketemu jgn boleh pergi2 lagi :D

  5. meli said,

    April 5, 2008 @ 7:14 pm

    Om-nya dimana toh,cepat pulang om,sebelum padinya mbak tata kering :P

  6. bebex said,

    April 6, 2008 @ 8:56 am

    kalo emang mesin waktu itu ada
    bex pinjem bole :D

  7. venus said,

    April 6, 2008 @ 6:56 pm

    Om yang mana nih, Ta? walah, ga ngerti. ini curhatan jeritan hatimuww? kekekekeke…

  8. ario dipoyono said,

    April 6, 2008 @ 8:47 pm

    emang klo mesin waktu ada mau di beri merk apa?? SonyEricsson, Nokia??? trus pake tipe 3310, K530i gitu ???

  9. tukangkopi said,

    April 7, 2008 @ 12:32 am

    ndak ditutup dengan “I love U Om”? :lol:

  10. jeng endang said,

    April 7, 2008 @ 1:39 am

    Om…pressconference aja Om di YM…..klarifikasi perbuatan si Om nyalain kembang api ituuu…..

  11. dian said,

    April 7, 2008 @ 5:24 pm

    i love you, om…

    :P

  12. Tia said,

    April 8, 2008 @ 7:33 pm

    wah, om yg mana to mbak? hehehe

  13. mpokb said,

    April 8, 2008 @ 7:58 pm

    ompimpa alaiyum gambreng.. om bryan memang keren.. :D

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment