Raining on Me
30. Apr '06
posted in Uncategorized

MaKaN aPa MaKan

Kemarin sore saya, dwi dan dinda janji mau makan lagi di rumah makan 99, setelah malam sebelumnya kami makan disana dan ternyata lumayan enak juga. Hmm sore itu masing2 dari kami memesan es campur, jus jeruk dan teh botol. Nggak tau kenapa kami smua seperti kesetanan dengan memesan makan tiap orang 2 jenis makanan yang berbeda hehehe mau tau apa saja yang kami pesan ??.Untuk makannya dinda pesan mie goreng tanpa ayam *alergi ayam* plus roti bakar dan saya kentang goreng plus donat. Di tengah jalan ternyata dwi tergoda untuk ikutan makan dan akhirnya ia menyerah memesan mie goreng setelah nasi gorengnya ditolak hehehe alias nggak ada. Hmm karena saya sudah pesan 2 macam makanan nggak mungkin dong pesan mie gorang lagi walaupun ngilerrr abisss liat tuh mie goreng. Akhirnya dengan dalih icip-icip saya ambil bagian ikut makan bersama mereka hahaha politik ekonomis nih. Wah nggak tau kenapa kok saya pengen es teller yah, abis semalam rasa es teller yang dwi pesan lumayan enak. Akhirnya dengan tanpa malu-malu *wong bayar sendiri* saya pesan es teller . Dan terlihat dari raut muka si mas-mas penjual kayaknya dia bingung degh, ini orang kok mesennya banyak amat. Yang makan sih cuma 3 orang tapi kok pesanannya seperti orang ber-enam hahaha. EGP lah pokoknya enjoy ajahh!!!. Setelah perut pada kekenyangan akhirnya kita musutusin buat pulang lagian ada yang belom mandi jugak sih hahaha….Akhirnya kita berpisah dinda balik ke kos2an dia saya dan dwi pulang ke mess dengan jalan kaki tentunya lumayan bisa nurunin makanan.
Pas saat mo pulang eh ketemu ma among dia ngajak makan di joko tingkir dengan spesialisasinya pecel lele dan ayam. Karena kami sadar kalau kami udah makan jadi kami bilang nggak ikutan deh mong …. Eh nggak taunya setelah itu lewat Opa ludwig si jangkuing dan bae hari dan dia ngajak kita buat ikutan ke sana. Maka langsunglah saya dan dwi berpandangan -kalo diartikan gini “Wah wi perut gw udah penuh nih…sama ta”-. Akhirnya keluar omongan si dwi “Udah kita ikutan aja nggak enak ini terakhir kali Opa kerja besok dia udah pensiun”. Ya udah degh ikutan tapi sambil mikir juga ini perut udah penuh banget mo ditaro dimana tuh pecel lele and the gank. Wah pokoknya mah maju aja pantang mundur…terlanjur basah ya sudah basah sekali hiks. Sampai di joko tingkir masing2 dari kami memesan makanan dan saya memesan pecel ikan plus teh tawar anget. Nah ini dia pecel ikan menangin hehehe jangan2 ada ikan ngalahin. Hmm yummi hehehe apalagi sambelnya… makan dengan sedikit nasi menambah sensasi rasa kenyang di perut saya hahaha. Akhirnya selesai juga tugas saya menghabiskan pecel ikan. Setelah diantarkan oleh Opa sampai di pintu gerbang mess saya bilang ke dwi…wah kayaknya besok harus puasa degh buat flushing ini perut. Dan akhirnya hari ini saya puasa hehehehe

27. Apr '06
posted in Uncategorized

InuL oH….InuL

Inul siapa sih yang nggak kenal sama artis fenomenal satu ini. Lahir di Pasuruan 21 Januari 1979, perempuan satu ini memulai karir tarik suara diusia belasan tahun. Awal karir dirintisnya dari panggung ke panggung di seputaran Jawa Timur, sampai akhirnya bisa membawa Inul sampai ke tingkat Asia berkat “Goyang Ngebor”-nya. Tahun 2003 adalah awal Inul dikenal secara luas oleh masyarakat. Wajahnya mulai menghias setiap layar kaca di rumah2. Goyangannya menghebohkan membuat orang berdecak kagum. VCD bajakan dia laris di pasaran .
Sepanjang tahun 2003-2006 tidak hanya pujian yang ia terima, hujatan caci maki pun ia terima. Salah satu orang yang menghujat adalah “raja dangdut” Rhoma Irama. Dengan berdalihkan goyangannya membuat syahwat penontonnya naik, Inul beserta pedangdut muda lainnya dipaksa untuk mengentikan aksi pornoaksinya. Kalo dilihat sih waktu itu hanya Inul yang mendapat hujatan keras dari si “raja dangdut” sementar penyanyi dangdut lainnya seperti Anisa Bahar, Dewi Persik, Uut Permata Sari, Dewi Vibrator dengan santainya tetap beraktifitas. Akhirnya dengan kerendahan hati seorang Inul dia dateng ke Rhoma Irama minta maaf *padahal salah apa yah dia ?? gk ada larangan buat goyang ngebor di UU PAMI* plus cium tangan dan janji akan mengurangi goyangan dia itu. Pertemuan itu diliput ma media pula…
Baru2 ini perseteruan Inul dengan si raja dangdut kembali mencuat gara2 mereka diundang ke bersama2 ke DPR untuk membahas UU APP… Si raja dangdut lagi2 menyindir Inul. Dan akhirnya Inul walk out dari pertemuan itu. Hmm tampaknya Inul mendapat terpaan cobaan lagi. Tapi emang hidup penuh cobaan kan ??
Okeh cukup sampe disitu ceritanya. Mungkin ada yang mikir kok saya repot2 banget yah bikin tulisan tentang Inul wong saya ini sodara bukan, temen bukan apalagi majaer Inul jelas2 bukan. He he he tadi siang sebelum berangkat kerja saya sempet nonton infotainment “Silet” yang mengulas tentang Inul. Sudah dua hari belakangan ini FBR mencari2 dia sampe ke tempat karaoke “Inul Vizzta” miliknya hanya untuk meminta Inul minta maaf karena sudah ikut berpartisipasi menentang UU APP di bundaran HI bersama aktifis2 wanita lainnya seperti Ratna Sarumpaet, Rieke DP “Oneng”, dan Rima Melati. Kalau sampai Inul tidak meminta maaf ke mereka maka mereka akan mengusir Inul *wuihh emang mereka siapa ??*. Mereka menganggap Inul ambil andil dalam mengumpulkan massa untuk ikut dalam demo itu yang artinya Inul bisa menciptakan keresahan buat masyarakat *mungkin keresahan untuk FBR aja kali yah*, padahal Inul sendiri diajak sama Rieke “Oneng” dan Ratna S. Seperti ucapan Ratna “bahwa dia yang mengundang Inul untuk berpartisipasi dan harusnya dia yang diancam oleh FBR kok malah Inul”, dan beliau jelas2 menyatakan bahwa ia bertanggung jawab dan menantang FBR untuk bertemu dengannya. Ada beberapa pihak yang menyatakan bahwa sepertinya tindakan FBR itu diprovokatori oleh si raja dangdut jadi ada unsur ketidaksukaan. Saya jadi mikir…apa sih salah seorang Inul ?? kalau tindakan dia salah kenapa aktifis wanita lainnya nggak mereka ancam juga. Agak aneh kan ??
Saya jadi agak mikir sedikit apa sih visi, misi dari FBR…okeh mereka menyatakan kalau mereka orang asli betawi dan saya fikir sah2 aja mereka menyatakan benar2 anak daerah betawi. Tapi bukannya di Jakarta banyak hal yang bisa mereka perbuat selain melakukan perusakan dan pengancaman ?? Dengan sumber daya manusia yang banyak *saya yakin anggota FBR banyak* coba dong do something usefull for other people. Seperti berpartisipasi dalam menghapus pungli di Jakarta, menciptakan Jakarta sebagai kota yang aman dengan cara merazia para preman2 di terminal, pasar ato di atas bis, menghilangkan peredaran VCD porno secara bebas, menghapuskan perjudian, pelacuran, peredaran minum2an keras *tapi tidak dengan tindak kekerasan*, memberantas buta huruf, dan lain2. Toh kita nggak bisa ngandelin aprat hukum untuk melakukan itu semua. Seperti semboyan mereka “anda kurang ajar kami hajar” klo nggak salah……Jadi bisa dong pihak2 yang merugikan masyarakat Jakarta mereka hajar. Kalau ada yang mengatakan orang2 Betawi merasa tersingkir sehingga mereka banyak yang tinggal di pinggiran Jakarta menurut saya tidak sepenuhnya benar. Karena banyak orang Betawi menjual tanah mereka kepada pendatang, sehingga mereka pindah ke daerah pinggir dari jakarta. Untuk urusan perekonomian coba FBR meningkatkan mutu dan kualitas dari orang2 asli betawi biar mereka bisa ikut meramaikan bursa kerja yang ada dan tidak merasa tersingkirkan dari tanah Batavia. Saya yakin banyak kok orang2 Betawi yang mempunyai otak yang cerdas cuma tergantung kita aja gimana maunya. Kalau FBR bisa melakukan satu hal yang menguntungkan masyarakat saya yakin akan bertambah banyak rasa simpati yang datang dari penduduk kota Jakarta kepada mereka. Inul hanya satu dari sekian banyak permasalahan yang ada di Jakarta dan mungkin kecil kalau kita ukur dengan angka.
NB : saya minta maaf kalau tulisan saya ini bernada menyindir tapi tidak ada maksud untuk itu. karena saya hanya ingin mengeluarkan uneg2 saya melalui tulisan.

27. Apr '06
posted in Uncategorized

SmS Pagii

Tinitt…tinitt…tinitt… handphone saya berbunyi tanda ada sms masuk -sebenernya sih bunyi aslinya bukan gitu tapi apa daya- ternyata dari Oke -mama Hana saya memanggilnya- wah untung juga ada sms dari dia karena saya udah kesiangan bangunnya hehehe. Hmm ada apa yah pagi2 beliau sms saya. Ini isi smsnya “Tau cara registrasi no HP lewat sms? Apa telpon rumah juga harus didaptarin ? Hari ini kan hari terakhir registrasi“. Gubrakks…ternyata isinya cuma nanyain cara registrasi no Hp. Kebayang dong mata masih 5 watt, otak masih lemot disuruh jawab pertanyaan. Alhasil dengan mata dimelek2in saya balas sms dia “Kalo kartu pasca bayar nggak usah registrasi karena mereka udah punya data2 kita, kalo kartu kayak simpati *bukan promosi loh kebetulan aja nama itu yg muncul di otak saya* baru harus registrasi, klo telepon rumah juga nggak usah karena mereka udah punya data2 kita“. Baru saya ingat hari ini tanggal 28 April 2006 hari terakhir registrasi no Hp untuk kartu pra bayar sebelum di blokir ma providernya. Saya mengingat2 kembali apakah no Hp orang rumah ma hubby saya udah diregistrasi blom…dan untungnya udah semua.
Saya jadi mikir, apa sih untungnya melakukan registrasi itu *walopun nggak dipungut biaya*, katanya sih untuk mencegah terjadinya penyalah gunaan kartu pra bayar. Masih inget kan peristiwa pemboman di bali beberapa waktu yang lalu, salah satu evidence adalah banyak ditemukan kartu perdana pra bayar yang digunakan oleh si pembom untuk berkomunikasi. Mungkin karena harganya yang tidak terlalu mahal, begitu pulsanya habis mereka beli lagi kartu perdana yang baru. Dan nyatanya emang banyak banget penipuan dilakukan lewat handphone. Lihat saja berita2 di koran atau televisi, mulai dari menang hadiah undian sampai menang karena beruntung jadi pelanggan yang kesekian. Yah paling nggak kalo kita lapor ke polisi bisa dilacak identitas si pelaku penipuan. Hmm apakah nanti setiap kita beli kartu perdana bakal disuruh ngisi identitas kita yah ??? Itulah pertanyaannya…..Kalo dipikir2 sih bisa aja si pengguna kartu menggunakan biodata orang lain untuk pendaftaran kartu Hpnya. Apalagi orang jaman sekarang lebih canggih dari pada teknologi hehehe.
Jadi inget pertama kali saya punya Hp tahun 2001, untuk membeli kartu perdana saja saya harus mengeluarkan kocek Rp. 500.000 dengan pulsa isi Rp. 250.000. Kebayang nggak sih betapa murahnya harga perdana kartu pra bayar sekarang , dengan uang Rp. 10.000 saja udah bisa dapet. Bahkan adik saya yang masih kelas 3 SMP punya 2 kartu Hp dengan provider yang berbeda hahahaha.

27. Apr '06
posted in Uncategorized

Balada Wakidjan

Untuk memulai hari ini

Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine.

Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, “Not a play! Not a play!”
Nadine bengong. “Not a play?”
“Yes. Not a play. Bukan main.”
Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah.
“Bukan main itu bukan not a play, Djan.”
“Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary
kok.(Orang saya sudah periksa di kamus kok)”
Lalu berpaling ke Nadine. “Lady, let’s corner (Mojok yuk).
But don’t think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan).
I just want a meal together.”
“Ngaco kamu, Djan,” Tukidjo tambah gemes.
“Don’t be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch.?”
Nadine cuman senyum kecil. “I would love to, but ….”
“Sorry if my friend make you not delicious (Maaf
kalau teman saya bikin kamu jadi nggak enak)”
sambut Wakidjan ramah.
“Different river, maybe (Lain kali barangkali). I will not be various
kok (Saya nggak akan macam-macam kok).”
Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal.
“Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor
(Emang itu bahasa punya moyang lu)?”
Tukidjo cari kalimat penutup. “Just itchy Djan, because you speak
English as delicious as your belly button.”
(Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).
Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, “His name is also effort.”
(Namanya juga usaha)

10. Apr '06
posted in Uncategorized

SwEeT ThuRsDaY AfterNooN

Okeh tinggal 1 hari lagi menjelang THE BIG DAY… hehehe yang saya maksud dengan THE BIG DAY adalah hari kamis. Kenapa kamis begitu penting buat saya ?? . Karena pas hari kamis waktunya saya menikmati libur selama 2 minggu, ketemu sama hubby (kepulangan saya yang terakhir, ma hubby tampak lebih kurus karena kangen kaleee yah), ketemu sama mama plus adek2 saya.
Beberapa rencana untuk menghabiskan waktu libur selama 2 minggu sudah mulai ada di kepala saya. Rencana dimulai dengan hari jumat mau makan sama hubby di Gado-gado BOPLO yang letaknya di jalan casablanca. Menurut salah satu stasiun swasta TV yg pernah mengulas profil tempat makan tersebut, gado-gado Boplo banyak dikunjungi oleh para penikmat gado-gado di Jakarta. Jadi pengen tau apakah rasanya sesuai dengan promosinya ?

Sabtu rencana mau ke rumah mama di pondok kelapa. Udah janji sama suz yetty mau ambil kerudung pesanan saya. Tapi bisa nginep nggak yah disana soalnya hubby pengen kita balik lagi ke ciledug dengan alasan pengen malam mingguan berdua (halah nggak mau kalah sama abegeh). Ada janji sama diyani mau nyobain cafe strawberry di daerah tanjung duren katanya sih tempatnya asik dan makanannya juga yummy. Wah tawaran yang jangan di tolak nih apalagi mau ditraktir hehehe.

Tapi seperti bulan yang lalu, libur saya kali ini bakal diganggu lagi oleh training di Balikpapan. Dulu sih yang namanya disuruh training pas off seneng banget, soalnya disamping dapet uang tambahan lumayan bisa jalan2. Kalo sekarang ?? Nyesek deh, udah libur cuma 2 minggu dipotong lagi sama training. Jadi sekarang ngerti kenapa temen2 yang udah nikah paling males ikut training pas waktu off soalnya udah ngerasain sendiri sih.

Oh ya satu lagi…sepertinya untuk dua minggu ke depan saya bakal absen dari dunia blogger he he he. Jadi mohon maaf kalo blog saya bakal basi for the next 2 weeks soalnya bakal nggak ada postingan baru .


05. Apr '06
posted in Uncategorized

KaLo CinTa iTu TerLarang, KeNapA DiA MuncUL ??

Handil….21.00 wita

Gk tau kenapa yah kok kepikiran buat nulis curhatan mas Add kemaren di BLOG ku.


He he he don’t be angry…..

Pernah denger kan LOVE HURT….mungkin itu berlaku buat semua orang….Ketika kita mencintai seseorang harus siap dengan resiko menjadi “terluka”. Apalagi kalo yang kita cintai seseorang yg gk bisa kita miliki. Memang kita tidak bisa memilih untuk mencintai dan dicintai dengan orang yg kita mau. Karena cinta datang tiba2 tanpa kita sadari. Kalau boleh memilih rasanya cowo2 didunia mau banget dicintai oleh angelina jolie, sementara yg cewe2 minta dicintai oleh brad pitt. Yg ada sih akan banyak sekali muka2 angelina jolie ato brad pitt beredar.
Back to the story… it more hurt when someone whom we loved started to ignore us. Banyak pikiran2 berseliweran kenapa dia mulai berubah, rasa cemburu mulai timbul. Kalimat yg meluncur dari bibir “Ih kok dia begini sih ??” “Kenapa dia begitu ??” “Kok dia tega yah??”. Well it is a natural thing, kecemburuan timbul karena ada rasa sayang disana. Menurutku jalan terbaik adalah jangan berpikiran aneh2 karena klo udah mulai mikir aneh2 rasa sakit itu akan tambah berasa. Jadi utk sementara waktu jangan kontek2an dulu, dari pada nelpon trus yg ada dicuekin.
Ketika rasa cinta mas Add timbul sebenernya udah ada resiko yang mas Add ambil. Kenapa ?? Cause u can’t have her so is she. Menurutku gk akan mudah meninggalkan apa yang udah mas punya untuk sesuatu yang mas gk tau nantinya akan gimana. It just something risk u take. Sooner or later u must let her go, that is the fact and u can not ignore it. I’m not sure when she said she loved u. Why ?? Because she already have someone else. Buat aku mencintai itu hanya untuk satu orang (cintanya bukan terhadap sesama loh tapi sama lawan jenis), tapi mungkin definisi itu beda buat mas. Dan rasanya tidak ada seorang pun yang mau cintanya dibagi.
Kalo kemaren mas berpikir she have 1 hour to call for 10 Euro, but she call u only about 5 minutes harusnya mas bisa ambil kesimpulan mas itu ada di bottom list-nya dia, orang yang perlu dia telpon *hahaha jahat yah*. Sebenernya itu udah “clue” mas. Klo dia bilang bahwa temen2nya dah tau hubungan kalian -which is i’m not sure about that- kenapa juga dia jawab dengan singkat trus buru2 ditutup telponnya, cuma karena temen2nya nyorakin. “clue” ke dua.
Sekarang semuanya terserah mas karena mas yg ngejalanin. Kalo emang mas pikir rasa sakit itu bisa mas tahan, monggo silahkan dilanjutkan. Tapi aku gk mau mas sakit lagi…..

NB :
mas Add itu cuman nama samaran supaya klo dia baca gk akan malu namanya dipejeng di sini hehehe….


01. Apr '06
posted in Uncategorized

Is MarrieD AbouT Having a ChiLd ??


Udah pernah baca novel “Test Pack” karya Ninit??. Klo belum baca boleh kok nyoba beli, apalagi buat yang akan maju ke jenjang pernikahan. Isinya sangat2 mudah dicerna dan saya rasa memang terjadi di kehidupan berumah tangga. Isinya menceritakan sepasang suami istri yg sudah 10 thn (klo gk salah) menikah tapi blom dikaruniai anak. Sang istri melakukan berbagai macam cara agar bisa punya anak, tp karena sikap si suami yang adem ayem aja -bukannya gk care loh-mereka hampir saja bercerai. Tapi at the end mereka tetep bersama kok. Pagi ini di milis pria sehat tanpa celana saya baca ada beberapa teman2 yang membahas masalah pernikahan yang berkaitan dengan novel “Test Pack”, bahkan ada beberapa yang katanya mikir2 dulu untuk menikah. Komentar2 dari mereka membuat saya berfikir apakah hasil dari sebuah pernikahan melulu harus berujung pada “mempunyai anak” ?? Is married about having baby ??. Memang pernikahan saya masih2 sangat muda baru berjalan 1 bulan jadi rasanya saya pun tidak cukup punya bekal untuk mengomentari hal tersebut.
Kemarin dulu saya sempat berdiskusi dengan mas ramz tentang masalah pernikahan. Senang rasanya bisa berdiskusi dengan beliau, karena beliau lebih senior dari saya untuk urusan satu ini. Berikut petikan diskusi saya dengan mas ramzpernikahan hakekatnya adalah penyatuan dua individu yang masing2 memiliki keinginan yang beragam, maka hak dan kebebasan kita harus toleransi dengan keinginan pasangan dalam menuangkan warna dan goresan yang lain, sesuai dengan keinginannya. Maka yang terbaik adalah komitmen dan keinginan yang sama untuk menyatukan warna dan goresan yang kiranya bisa menyatu, berpadu dan berbaur agar warna2 dan goresan2 yang tertuang dalam lukisan tersebut menjadi indah dipandang dan dinikmati oleh kedua belah pihak“.
Kalo dilihat dari atas hakekat sebuah pernikahan memang menyatukan ego dua individu yang berbeda artinya ada banyak hal yg harus diperhatikan untuk membuat perbedaan itu jadi satu. Jadi masalah mempunyai anak 1 diantara 1000 permasalahan yang muncul.
Kembali lagi apakah menikah harus berujung pada mempunyai anak ?? menurut saya rasanya tidak. Jika memang iya mungkin akan banyak orang yang akan takut untuk menikah. Karena mereka takut tidak bisa mempunyai keturunan dan akhirnya jadi momok yang menakutkan. Bisa dibayangkan nantinya gedung2, usaha2 katering, florist, percetakan akan sepi dari order, karena orang2 takut untuk menikah. Yang pada akhirnya berbuntut pada banyaknya pengangguran karena tempat kerja mereka tidak ada pemasukan -hahaha saya sudah out of conversation nih just kidding kok-. Lagi pula di dunia nyata banyak pasangan yang tidak dikaruniai anak tapi mereka bahagia dengan pernikahannya.
Menurut saya pernikahan lebih kepada menghabiskan sisa hidup bersama orang yang kita dicintai dan mencintai kita apa adanya. Artinya ketika kita tidak dapat memenuhi harapan pasangan, maka itu bukanlah jadi sebuah kerikil yang bisa membuat ikatan suci itu retak bahkan putus. Apakah ketika kita mempunyai buah hati membuat pernikahan menjadi lebih mulus ?? rasanya tidak. Masih banyak masalah yang akan muncul. Tapi lagi2 pendapat saya itu masih terlalu dini, karena jalan di depan saya masih panjang. Masih banyak belokkan, polisi tidur, tanjakan, turunan yang harus saya lalui………. Intinya : Jangan takut untuk menikah karena married is not about having a child but about spending the rest of your life with whom you loved and loved u back unconditionally