Raining on Me
30. Mar '06
posted in Uncategorized

BerTigA

Ketika baru masuk kerja kemaren, di inbox email saya ada kiriman email dari Mas Eko dan ada attachmentnya. Kemudian saya berfikir ada attachment apa nih ?? gambar ?? gambar siapa ??. Ok degh untuk menuntaskan rasa penasaran saya..saya buka attachment-nya. Wah ternyata foto waktu mengikuti kursus Environmental Monitoring Sampling yang berlangsung bulan November 2005 kemarin. Hahaha rasanya saya hampir lupa kalo saya pernah berfoto di tempat itu.
Lelaki paruh baya yang mengenakan payung kecil bernama Pak Heri, terkadang saya memanggil beliau bapak kura2…bukanya saya nggak sopan tapi julukan itu saya berikan karena beliau dulu suka memakai helm menurut saya bentuknya mirip dengan tempurung kura2. Awalnya dia biasa saja kalo saya menyebutnya bapak kura2, tapi rasanya lama2 beliau marah dan sempat tidak menegor saya beberapa bulan hahaha ternyata bisa ngambeg juga beliau.
Wanita berbaju biru disamping beliau adalah Oke, saya lebih sering memanggil dia dengan sebutan Mama Hana karena putri pertamanya bernama Hana & sekarang ia tengah mengandung anak keduanya. Saya mengenal dia kira2 4 thn yg lalu, ketika ia baru masuk ke tempat saya bekerja. 4 thn waktu yg cukup lama buat kami mengenal karakter masing2. Dia salah satu orang yang sangat2 memproteksi saya, apalagi berhubungan dengan masalah cowok hehehe. Mungkin karena saking sayangnya pada saya setiap saya bercerita saya sedang dekat dgn seseorang pasti dia menginterogasi saya selayaknya Polisi tengah menginterogasi penjahat. Tapi saya tidak pernah berkeberatan dengan itu semua, karena saya yakin dia tdk mau saya terluka. Itupula yang terjadi ketika saya sedang dekat2nya dengan Mas Nang, dia selalu mewanti2 saya buat berhati2 hehehe. Tapi dia cukup kaget juga ketika saya memberitahu bahwa saya akan menikah dengan Mas Nang. Karena memang proses saya berkenalan dengan Mas Nang cukup singkat sampai akhirnya kami memutuskan untuk menikah. Kalo udah ketemu maka obrolan kita mulai dari masalah kerjaan sampai ke masalah baju, mulai dari harga buku sampai ke harga tas hehehe. Dia juga yang mengencourage saya untuk banyak membaca buku, kalo sudah ngomongin masalah buku sama dia gk akan ada habis2nya, sampai2 ketika dia ke Singapur membawakan oleh2 buku buat saya. Kalo ada buku yang bagus pasti kami saling memberitahu. Untuk masalah kerjaan juga begitu…dia akan ke lapangan untuk inspeksi atau audit kalau pas saya ada di lapangan, sampai2 pernah dia menginap di kamar saya padahal kamar sudah disiapkan. Alhasil teman2 boyongan membawa kasur ke kamar saya, alasan dia singkat biar bisa ngegosip hahaha.
Wah saya jadi kangen sama Mama Hana perhaps i should give her a call.


12. Mar '06
posted in Uncategorized

Isi TaS

Nah ini adalah isi tas si pengendara sepeda which is Myself. Nyari bag pack warnanya merah lumayan susah, kenapa merah ?? alasannya cuma satu biar seragam ma baju kerja. Setelah bertahun2 nyari bag pack warna merah akhirnya kesampean juga…dapetnya di Matahari Dept. Store di Balikpapan. Klo ditanya isinya apa aja, gk banyak2 kok mau tau ?? :
  • Yg pasti harus ada dompet. Biasa klo tiba2 pengen beli tempe goreng, ato nasi kuning, ato buras kan gampang jadi gk perlu ke kamar wat ngambil uang.
  • Pulpen, ada satu pulpen yang di kasih ma hubby bertuliskan “viagra” hehehe. Kenapa pulpen itu ada di dalam tas bukannya di laci depan ato di laci meja, karena pulpen itu enak banget dipake. Jadi to make sure gw gk asal naro tuh pulpen gw masukin ke dalam tas.
  • Obat. Kemaren kulit gw sempet gatal ada sejenis biang keringet cuma kayaknya labih parah jadi ma dokter kulit dikasih obat minum. Trus beberapa hari lalu gw kena flu dikasihlah ma dokter di klinik beberapa macam obat flu.
  • Regal. Kadang2 klo malam suka laper…ato gk sempat sarapan (karena malas order ke restoran) makanya gw pikir bw aja regal jadi klo laper tinggal makan. Lagian menurut gw regal kaya akan energi (sugesti kali yah).
  • Dodol ketan. Nah yang satu ini dapet dari Pak Dadang orang Lab. Kemaren gw maen2 ke tempat dia dan disanguin 3 bungkus dodol.
  • Teh kotak. Nah yg satu ini emang gw suka malah kata hubby gw sih “maniak”. Hehehe sangkin sukanya pernah teh botol jualan mertua gw abisin sendiri ;). Jadi klo ke warung pasti nyempet2in beli 1 ato 2 teh botol kotak.
  • Vicks. Nah ini lumayan buat gw olesin di dada ma punggung biar agak angetan badan maklum lagi flu.


11. Mar '06
posted in Uncategorized

TUlisAN

Kemarin ma pak bozz jalan buat nyari foto yg bisa dipake wat presentasi hari ini. Nah jalan2 lah kita ke salah satu workshopnya kontraktor. Setelah dapet apa yang kita butuhkan, mata saya terpaku pada salah satu signboard yang dipasang di salah satu tempat penyimpanan bahan kimia. Kalau diliat lucu degh penggunaan kata DI LARANGnya dipisah. Kemudian saya menunjukkan papan pengumuman itu kepada bozz saya, kata beliau “mungkin mereka ngikutin tulisan di atas Ta, karena tulisan NO dipisah sama SMOKING makanya tulisan dilarangpun dibuatnya terpisah”. Wah pemikiran bozz saya ada benarnya juga. Maklum aja di wilayah kerja kami memang didominasi oleh suku bugis, dan banyak diantara mereka yang tidak bisa baca tulisan bahasa Indonesia. Jadi mungkin aja kan mereka menulis kata “dilarang” dibikin terpisah. Malah ada pemeo kalau mau bikin tulisan mending dalam bahasa bugis aja biar gampang dibaca hehe jadi bukan bilingual lagi malah tambah jadi trilingual ;).

04. Mar '06
posted in Uncategorized

Tatoo dan Perkawinan

(Khotbah Nikah Buat Tata)

Ta,

Kata orang perkawinan dan tatoo itu sama. Orang berpikir seribu kali sebelum memutuskan diri untuk mentato tubuhnya, begitu juga ketika mereka memutuskan untuk menikah. Begitu kita menyetempel diri kita dengan tatoo , stempel itu akan melekat selamanya,. Belum lagi risiko yang harus kita hadapi ketika tahu gambarnya ternyata tak seindah yang kita bayangkan.
Bisa kita bayangkan nggak sih, ketika kita sudah ngebayangin sebuah tatoo bergambar bunga mawar yang lagi mekar, namun tukang tatoonya lagi bete karena semalem berantem ama bininya trus yang muncul ternyata gambar kembang kol, buntet lagi. Kita cuma bisa protes, menghapusnya cuma menimbulkan bekas dan luka. Biar dikata sekarang sudah ada teknologi sinar laser, tetap saja menimbulkan bekas rasa panas dan pedih ketika ingin menghilangkan cap itu dari tubuh. Begitu juga perkawinan , kita tak pernah tahu gambaran yang akan kita dapat nantinya. Ketika ternyata gambaran itu tak seindah yang kita bayangkan , kita juga tidak bisa menghapusnya begitu saja.
Sama seperti tatoo, intinya kita juga akan mengalami kebosanan ketika kita tiba-tiba menyadari setiap hari melihat gambar itu-itu saja. Nah, perkawinan adalah pergulatan mengelola dan mengatasi rasa bosan yang akan muncul, karena hidup bersama dengan orang lain dalam satu ikatan bukanlah hal yang mudah.
Yang kita perlukan adalah keikhlasan. Keikhlasan untuk menerima kekurangan, menerima apa yang mereka berikan,keikhlasan untuk memberikan apa yang kita miliki kepada pasangan kita, keikhlasan untuk memaafkan mereka jika mereka melakukan suatu kekhilafan. Tetap menghormati mereka dan rendah hati, setinggi apapun posisi yang kita dapatkan dalam karir kita.
Karena sesungguhnya kita ini bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Kita juga tidak memiliki apa-apa. Ada orang-orang yang dititipkan Tuhan sebagai suami, istri, anak, kakak, adik orang tua, teman, sahabat dan musuh. Mereka adalah amanah yang harus kita jaga dengan baik, sampai suatu saat mereka akan terambil dengan cara yang tidak pernah kita mengerti. Mereka juga memiliki takdir hidup mereka sendiri yang kadang berlawanan dengan takdir kita. Ketika kita menyadari semuanya ini, kita akan sadar, tak ada yang bisa kita lakukan kecuali menjalani semuanya dengan ikhlas dan mengembangkan kemampuan kita untuk memaafkan.
Kenyataannya lelaki hanyalah makhluk yang tak pernah mau dewasa dan ingin terus dimanjakan egonya. Be Happy with your new tatoo, Ma Lil Sista.

Fill it with Love,
Fire it with Passion,
Pass it with Patience,

With All Ma Bless

Luv

NONE

Tulisan ini saya terima -dari seorang teman yang saya kenal di dunia maya- beserta sebuah buku novel berjudul “the da vinci code” sebagai hadiah pernikahan saya. Tante none (begitu saya memanggilnya) adalah seorang penjelajah dunia maya kawakan (klo boleh saya menyebutnya begitu). Banyak yang saya dapat dari dia, mengenai dunia buku, ilmu pengetahuan, filosofi, termasuk trik2 menggombali pria ha ha ha (klo yg satu ini bakat dari lahir). Dia juga jadi teman ngobrol saya sampai larut malam, ketika saya harus mengerjakan pekerjaan di kantor hingga larut malam. Anyway, my biggest wishes is meeting her & feel the warmness that she can gives in a real world. Thanks ma big sistah 4 everything

03. Mar '06
posted in Uncategorized

D…Day FebruaRy 19th

Bertempat di Mesjid Al Muhajirin Image hosting by Photobucket tepat pukul 09.00 aku dan mas Nang melangsungkan pernikahan disaksikan oleh keluarga dan kerabat dekat, termasuk pak Budi dan dwi yang udah datang dari balikpapan. Setelah malam sebelumnya Jakarta diguyur hujan lebat. Sempat ada kekhawatiran kalau hujan akan berlanjut sampai paginya. Tapi alhamdulillah, kira2 jam 06.00 hujan sudah berhenti.
Dengan didampingi oleh manga **sebutan untuk kk perempuan mama** dan ibu muchlis **teman mama**, kamu memasuki mesjid. Sesampainya di dalam mesjid aku bisa melihat amangtua **sebutan utk kk laki2 alm. papa** duduk dengan bersila di baris depan. Wah senangnya beliau bisa menyempatkan diri datang pagi2. Di samping kanan aku liat mas Nang duduk dengan coolnya udah gitu gk noleh ke kiri kanan lagi mata lurus ke bawah hehehe apa dia deg2an juga yah. Dengan susah payah dan dibantu oleh mbak sri **perias** aku duduk karena kain jarik yang teramat sangat sempit membuat ruang gerakku terbatas. Setelah duduk tenang acarapun dilanjutkan. Diawali dengan pembacaan al Qur’an & Saritilawah dilanjutkan dengan pengecekan semua persyaratan untuk nikah. Setelah lengkap barulah acara ijab kabul dilakukan. Ijab kabul dilakukan dengan Marthin sebagai wali nikahku *kaget jugak anak satu itu siap juga jadi wali nikah, soalnya awalnya dia mau mewakilkannya ke wali hakim* . Alhamdulliah semua berjalan lancar, mas Nang mengucapkan ijab kabul cuma sekali dengan lancar. Selesai ijab kabul kami berdua berdoa mensyukuri karena semua telah berjalan dengan lancar dan barokah. Setelah itu ada beberapa lembar kertas yang harus ditanda tangani dan tentu saja buku nikah disamping ada nasehat ttg pernikahan. Kemudian penyerahan mas kawin dilakukan, dengan susah payahnya aku berdiri setelah mengalami kesemutan yang teramat dahsyat hehehe . Pasti degh ada yang ketawa cekikikan ngeliat aku yang seperti orang sempoyongan gk bisa berdiri…. Sambil berpegangan tangan ma mama dan beberapa kali mau jatoh akhirnya bisa juga berdiri dengan sempurna. Bis itu dilanjutkan dengan pemasangan cincin kawin. Baru setelah itu sungkeman ma mama, mertua dan salaman dengan semua yang hadir di acara itu.
Image hosting by Photobucket
NB :
  • Klo pas akad nikah duduknya dilantai, usahain degh jangan duduk bertumpu pada kaki karena kesemutan bisa datang mendera hahahaha, hmm coba bisa duduk bersila yah ;)
  • Klo pas berdiri bis dari duduk pasangan lo diem aja gk nolong elo wat berdiri, jangan mikir klo macem2, soale mungkin aja dia juga mengalami kesemutan juga hi hi hi
  • Supaya make up loe nempel dengan sempurna usahakan seminggu sebelumnya jangan facial ato klo loe pake perawatan muka dari dokter di stop
  • Supaya gk keringatan katanya sih puasa mutih aja ato 3 hari sebelumnya gk makan garam
  • Klo perlu fotografer bisa hub gw ntar gw kasih nomor temen gw Oeddeen….sebagian foto diatas dia yg ngambil loh **terutama bagian candid camera**